Buku ketiga Eclipse ini secara garis besar menceritakan tentang pertempuran antara kaum werewolf dengan kaum vampir. Keduanya adalah musuh bebuyutan namun begitu masih tetap menghormati kesepakatan masing-masing.

Buku Eclipse ini juga menceritakan hal-hal yang mendasar seperti :

  • Latar belakang kehidupan Rosalie sebelum menjadi vampir.
  • Latar belakang kehidupan Jasper sebelum menjadi vampir jahat yang kemudian jenuh dan berubah menjadi vampir baik.
  • Cerita lengkap tentang legenda werewolf - manusia serigala.

Masih ingat dengan Victoria? Salah satu dari ketiga vampir yang datang tanpa diundang saat keluarga Cullen sedang bermain baseball? Victoria ini adalah kekasihnya James dimana Edward sudah membunuh James, oleh karena itu Victoria ingin membalaskan dendamnya dengan membunuh Bella.

Tentu saja hal ini membuat Bella ketakutan, dan bukan hanya Victoria tetapi keluarga Volturi juga membuat Bella khawatir karena keluarga tersebut akan memeriksa apakah Bella sudah menjadi vampir atau tidak, hal ini merupakan janji mereka (Edward, Alice, Bella) setelah pulang dari Italia.

Edward yang sangat ingin Bella tetap menjadi manusia, terus mencari cara namun Bella yang juga khawatir dengan usianya yang semain bertambah, tetap bersikukuh ingin menjadi vampir karena ingin hidup selamanya bersama Edward. Hanya dua dari tujuh jumlah anggota keluarga Cullen yang menolak Bella menjadi vampir yaitu Rosalie dan Edward.

Untuk menjadi vampir, seseorang harus digigit oleh vampir dan biarkan racunnya menyebar. Karena itu Bella sangat ingin Edward-lah yang melakukannya namun Edward mengajukan syarat yaitu menikah dulu dengan dirinya. Dan hal ini langsung ditolak oleh Bella dengan alasan Ibunya sudah ber-ultimatum jangan menikah sebelum umur 30 tahun dan mapan.

Jacob yang sangat mencintai Bella masih terus melakukan pendekatan, sampai suatu ketika di pantai La Push, Jacob mencium Bella dengan paksa. Hal ini membuat Bella langsung melayangkan tinjunya ke wajah Jacob, namun karena Jacob adalah werewolf, sangat kuat, malah jari Bella yang cedera dan patah.

Persaingan antara Edrwad dan Jacob terus berlangsung meski Bella sudah yakin dengan siapa dia memilih untuk hidup selamanya yaitu Edward. Hingga muncullah sebuah peristiwa yang sangat tidak diharapkan Bella yaitu Victoria kembali mencari dirinya dan kali ini membawa pasukan vampir muda dalam jumlah banyak.

Melihat hal ini, keluargar Cullen menyiapkan strategi untuk melakukan perlawanan dan meminta bantuan keluarga Tanya untuk menambah kekuatan mereka yang hanya berjumlah 7 orang. Namun, sayang, karena Laurent (kawannya Victoria) pernah tinggal dan dekat dengan keluarga Tanya, maka mereka memutuskan tidak mau membantu.

Tanpa disangka, Jacob dan teman-temannya yang semuanya adalah werewolf, mengajukan tawaran ingin membantu mereka untuk menyerang Victoria dan memusnahkannya. Kemudian kedua kubu ini pun langsung menyusun siasat yang dipimpin oleh Jasper. Sampai hari itu tiba, Victoria datang dengan pasukannya, juga hari dimana Bella mendapatkan keyakinan lain bahwa dirinya ternyata mencintai Jacob juga.

Peperangan pun dimulai dan Victoria berhadapan dengan Edward dan dibantu oleh Seth, werewolf muda yang baru jadi. Sementara yang lainnya juga bertempur melawan vampir-vampir muda lainnya.

Sekali lagi, apakah Bella berhasil diselamatkan dari bahaya vampir?
Apa yang sebenarnya terjadi saat keluarga Volturi datang ke Forks?
Maukah Bella memikirkan kembali tawaran menikah dari Edward dan menerimanya?
Siapakah yang akan dipilih Bella, Edward atau Jacob?

(dari brave-new-girl)

Setelah Bella hampir saja jadi mangsa vampire, keluarga Cullen, terutama tentunya Edward, makin protektif terhadap Bella. Tapi, ketika mereka harus berhadapan dengan Bella yang sedang terluka, mereka pun harus berusaha keras untuk menahan diri mereka ketika mereka melihat ‘darah’ di depan mereka.

Secara gak sengaja, waktu Bella sedang merayakan ulang tahunnya yang ke 18 di rumah keluarga Cullen, jari Bella tergores kertas dan terluka. Langsung semua vampire itu tertegun dan menatap Bella dengan ‘lapar’. Hanya Carlisle yang dokter, yang tetap brsikap tenang. Pesta pun jadi kacau dan berantakan.

Puncaknya, Edward memutuskan untuk meninggalkan Bella, dengan alasan, karena keluarga Cullen tidak bisa lagi lebih lama tinggal di Forks karena mereka akan terlihat tidak semakin tua dan mereka akan pindah ke LA.

Sejak Edward pergi, hidup Bella jadi seperti robot, statis, ‘hidup segan, mati tak mau’. Sampai-sampai, ayahnya, Charlie pun gerah melihatnya. Teman-teman sekolah Bella juga menjauhinya karena sikapnya yang aneh.

Akhirnya, Bella memutuskan untuk berubah. Ia menemui Jacob Black, teman lama yang pernah ia temui di La Push. Tapi, ternyata, Jacob menyimpan rahasia yang gak kalah misterius.

Gara-gara jati diri Jacob yang baru, Bella harus memilih apakah tetap berteman dengan para vampire atau berteman dengan Jacob. Karena berteman dengan keduanya, mungkin malah menimbulkan masalah baru yang bakal membuat mereka saling bertentangan.

Masalah lainnya, adalah Victoria, teman James - vampire yang hampir saja membunuh Bella, ternyata masih berkeliaran untuk balas dendam atas kematian James. Belum lagi, Bella yang kembali harus berhadapan dengan keluarga vampire lain yang gak nyaris gak bisa menahan diri untuk tidak menghisap darah Bella.

Sebenernya, rada cape’ juga baca buku ini. Untungnya, di buku kedua ini, masalah gak hanya berputar-putar sama Bella dan Edward. Justru, Edward muncul hanya di awal dan menjelang akhir buku. Kaya’nya si Jacob lebih cool and macho deh, daripada Edward yang katanya berwajah ‘beautiful’ itu.

(dicuplik dari ferina)

Isabella Swan harus pindah ke kota kecil bernama Forks untuk tinggal bersama ayahnya, Charlie Swan, karena ibunya Renee memutuskan untuk mengikuti Phil kekasih barunya dalam meniti karir di dunia persepakbolaan. Bella harus kembali ke kota tempat ibunya dulu meninggalkan ayahnya. Suasana Forks yang muram, jarang bermandikan cahaya matahari, seolah mendukung sikap Bella yang sebenarnya tidak antusian untuk kembali ke kota kelahirannya.

Di kota kecil ini, semua seolah sudah saling mengenal. Anak-anak saling berteman, orang tua saling berteman, bahkan mungkin kakek-nenek-buyut mereka juga saling mengenal. Bella sempat merasa kesepian.

Sebagai pendatang baru, segera saja Bella jadi pusat perhatian. Karena, jarang ada anak baru di tempat mereka, dan begitu anak baru datang, segera jadi bahan pembicaraan. Pribadi Bella cenderung tertutup, tapi ia gak menolak diajak berteman dan mudah bergaul tapi tetap saja ada bagian-bagian dari diri Bella yang menjaga jarak. Bahkan ketika Mike Newton, salah seorang temannya mengajak ke acara pesta dansa, Bella menolak dengan alasan ada acara lain yang mengharuskannya pergi keluar kota.

Di Forks High School, ada sekelompok remaja yang berpenampilan aneh dan selalu menyendiri bersama kelompok mereka, yaitu anak-anak keluarga Cullen – Emmet, Rosalie, Edward, Alice dan Jasper. Mereka sangat aneh, wajah mereka selalu tampak dingin, mata mereka diselimuti bayangan gelap, gerakan mereka tampak anggun dan luwes, wajah mereka berwajah tampan dan cantik. Sebuah keindahan yang klasik. Di kantin, meskipun makanan terhidang di depan mereka, tapi, tampaknya mereka tidak pernah menyentuh makanan itu. Mobil yang mereka pakai ke sekolah juga mobil yang tergolong mewah, berbeda dengan anak-anak Forks lainnya. Menurut cerita yang didengar Bella dari teman-temannya, mereka semua adalah anak-anak angkat Dr. Carlisle dan Esme Cullen.

Di dalam pelajaran biologi, kebetulan Bella duduk bersebelahan dengan Edward Cullen. Perkenalan pertama tidak meninggalkan kesan yang baik di mata Bella. Malah Bella mengira ada sesuatu yang salah dengan bau badannya sampai-sampai Edward duduk sejauh mungkin dari Bella. Meskipun geram, tapi Bella penasaran dengan keberadaan Edward Cullen. Bahkan menantikan kedatangannya ketika Edward tidak ada.

Tapi, suatu hari, Edward menyelamatkan Bella dari sebuah kecelakaan. Bella sempat bertanya-tanya pada dirinya sendiri, karena ada sesuatu yang janggal ketika kecelakaan itu terjadi. Mulailah Bella mencari tahu tentang diri Edward Cullen. Kedekatan mulai terjalin di antara mereka, meskipun Edward tetap menutup diri dari pertanyaan-pertanyaan Bella yang penuh rasa curiga dan rasa ingin tahu.

Sampai akhirnya, ketika Bella sedang berjalan-jalan ke La Push, sebuah kawasan reservasi suku Indian, ia berkenala dengan Jacob, anak Billy - teman ayah Bella. Dari Jacob-lah, Bella mendengar sebuah legenda tentang kelompok pemburu yang haus darah. Mereka adalah pemburu dengan kata lain adalah sekelompok vampire. Beruntung mereka tidak memburu manusia, tapi mencari darah segar hewan.

Buntutnya, Edward dan Bella semakin dekat. Pelan-pelan, Bella mulai mengenal seluruh anggota keluarga Cullen dan latar belakang sampai akhirnya mereka menjadi vampire. Demi menghindari kecurigaan orang-orang di sekitar karena mereka tidak pernah bertambah tua, keluarga Cullen kerap berpindah tempat, mencari pemukiman yang minim matahari.

Pergaulannya dengan keluarga vampire pun membuat Bella berada dalam bahaya. Karena, keberadaan Bella di sekitar keluarga Cullen tercium oleh kelompok vampire lain yang lebih berbahaya daripada keluarga Cullen.

Sampai kapan Edward bakal bertahan untuk menjaga Bella dari vampire lain, maupun dari dirinya sendiri? Bisa dibaca dibuku-buku selanjutnya, yaitu New Moon dan Eclipse.

Sebenernya, mungkin ini adalah cerita romance biasa, tapi yang bikin gue tertarik, adalah tokohnya yang manusia biasa plus para vampire. Yang bikin seru ada di bagian-bagian akhir, yaitu bagian ‘perburuan’ James, si vampire jahat yang mengincar Bella. Sempat membuat gue berpikir, “Ngerepotin banget sih, si Bella!”

Harus sabar-sabar membaca bagian ‘telenovela’-nya Bella dan Edward (hehehe.. namanya juga novel romance…). Pasangan yang unik karena Bella adalah cewek yang punya ‘masalah’ dengan koordinasi antara kaki, tangan – dan otak. Hal yang menjadikan Edward amat sangat protektif terhadap Bella. Tapi…hmmm.. rasa-rasanya, koq gampang banget ya, Edward ‘mengakui’ siapa diri dia sebenarnya. Padahal identitas, jati diri adalah hal amat sangat dijaga kerahasiaannya oleh keluarga Cullen selama beratus-ratus tahun lamanya. Hanya karena seorang ‘Bella’, Edward yang sedingin es itu pun langsung ‘meleleh’. Tapi yang luar biasa adalah gimana seorang vampire – meskipun dia ‘vegetarian’ - berusaha mati-matian menjaga seorang manusia untuk tetap jadi manusia.

(dicuplik dari ferina)

…. baca buku tebal banget… apa enaknya… apa gak pusing… eh udah kerjain tugas kuliahmu belom ? …

eh…makin asik aja dia… seperti ga ada orang aja… (lha aku ini bukan orang? lha aku kan mas nya) …

…. baca…baca..baca…dan terus baca…

-beberapa hari kemudian… di jawapos ada felem nya… wah… maen tuh felem buku yang dibaca adikku…

nonton aaahhh… daripada baca… mending nonton… sayang mata…udah minus …biar ga nambah minusnya hehehe…

ealahhhh… cerita vampir… kirain apaan… tapi ada yang berbeda memang sih… entah aku salah liat ya? kok kayaknya ga ada taringnya ? vampir kan bertaring seharusnya … ahhh… tapi sebenernya nonton felem ini kayak nonton felem BLADE dan UNDERWORLD plus VAN HELSING digabung-gabung gitu.. yaaa… mirip-mirip… bukan ceritanya intinya… tapi suasana nya…  yaaa… secara keseluruhan bagus deh… mmmm… yang paling bagus waktu maen baseball dan cara alice menangani james, lompat trus krek! … keren… kayak jet lee…

vampir, separuh vampir, werewolf,vampir bangsawan, manusia, banyak sekali felem yang menampilkan suasana ini..paling tidak tahun 2000-an… yang kutahu BLADE itu paling keren… trus ada UNDERWORLD … jagoannya cewe juga keren… VAN HELSING …manusia…yang bisa membasmi segala demon…juga keren… dan sekarang ada TWILIGHT … yah…menambah koleksi felem bersuasana demikian namun dengan setting yang penuh dengan love..love..dan love… lha gimana ga lop-lop-an… vampir dan werewolf rebutan cewe… hehehe… ya sudahlah…yang penasaran segera cari e-booknya.. atau beli di gramedia… sudah ada 3 buku… twilight, new moon, eclipse… bentar lagi buku ke 4 breaking dawn juga mau terbit… saya sih ga beli… adikku juga ga beli… ga tau dia dapat darimana…kok tau-tau udah megang 2 buku … yah paling minjem temannya… soalnya duitnya kan pas-pasan :p